Sabtu, 25 Desember 2010

Tarikan Senar Raket Badminton

Posted on Monday, June 16, 2008 by deltapapa


Rahasia tarikan senar-1

Pertama-tama anda harus menentukan jenis senar yang akan anda gunakan, simple-nya senar tebal untuk power player, senar tipis untuk control player.

Trus, gimana anda tahu anda termasuk power player atau control player? Suruh teman anda mengamati saat anda lagi main. Jangan anda sendiri yang menentukan, mengapa? Karena kebanyakan mereka memikirkan apa yang mereka inginkan (cth: saya ingin jadi smasher ulung) dan bukan kenyataannya di lapangan (cth: kenyataannya jarang melakukan smash dan selalu drop shot melulu). Contoh beberapa senar untuk power player adalah bg-65, 95, 65ti, ashaway ML, R4x300, dll Contoh beberapa senar untuk control player adalah bg-66, 68ti, 85, asahaway MP, R4x100/200, gosen pro-66, dll.
Pedoman umum mengenai tarikan senar: Semakin kencang tarikan, power menurun (dalam batas tertentu), control meningkat Semakin longgar tarikan, power meningkat (dalam batas tertentu), control menurun Asumsi di atas berlaku di range tarikan 18 s/d 35 lbs (maksimum yg saya tahu sampai saat ini belum ada pemain pro yg lebih dari 35lbs). Apakah hal ini berarti 18 lbs memberikan power yang paling maksimal? Jawabnya tidak, maksimal power tiap pemain berbeda-beda. Semakin tinggi kekuatan ayunan pukulannya, maksimal power diperoleh dari tarikan yang lebih tinggi (dalam batas tertentu). Batas tertentu inilah yang menjadi pencarian para pemain terutama pemain pemula. Itulah sebabnya saya bilang tarikan senar tiap pemain tidaklah sama, dan salah satunya tergantung dari kekuatan ayunan pukulan.
Rahasia tarikan senar-2
Hal ini khusus buat yang awam mengenai tarikan senar, karena yang pro udah ngerti mengenai yang beginian. Jadi dipraktekkan aja tanpa banyak pertanyaan, karena semakin anda bertanya, semakin anda jadi bingung sendiri. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Cari sparing partner 1 orang, main setengah lapangan single.
2. Anda harus berdiri di garis baseline paling belakang, pukul cock menggunakan 75% tenaga dengan teknik clear to baseline.
3. Lihat hasil akhirnya, apakah cock jatuh di antara 2 garis baseline? Ulangi selama kurang lebih 5-6 kali percobaan. Bila out berarti tarikan anda kurang tinggi, dan bila tidak sampai garis baseline depan berarti tarikan anda terlalu tinggi (alias ketinggian).
4. Sekarang anda lakukan hal yang sama tapi kali ini dengan kekuatan ayunan pukulan 100% tenaga.
5. Lihat hasil akhirnya, apakah cock jatuhnya out lebih dari 20 cm di belakang garis baseline? Ulangi selama 5-6 kali percobaan. Apabila tidak sampai out lebih dari 20cm, maka tarikan anda terlalu tinggi, dan harus dikurangi.
6. Jika hasil no. 3 dan 4 sudah sesuai dengan prosentase lebih dari 80% berarti anda sudah menemukan tarikan yang cocok buat anda. Setelah anda menemukan angka tarikan (string tension) yang ideal untuk anda, coba anda rasakan apakah ada peningkatan dalam permainan anda. Sekian dan semoga bermanfaat.
Prinsip Dasarnya adalah:
Tarikan Kencang = Semakin enak buat kontrol
Tarikan Rendah = Semakin Powerfull
Selamat mencoba….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar